KOLAKA, JURNALISMANDIRI.COM - Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka kembali menghadirkan sentuhan akademik ke masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan kali ini, fokus untuk diarahkan pada peningkatan profesionalisme guru Sekolah Dasar melalui integrasi numerasi, literasi bahasa Inggris, tata kelola kolaboratif, serta penguatan standar akreditasi BAN-PDM. Sosialisasi kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (19/7/2025) di SDN 1 Lamokato.
Hadir dalam kesempatan tersebut tim PKM yang diketuai oleh Nasruddin, S.Pd., M.Si., dengan anggota Dr. Abdul Sabaruddin, S. Sos., M. Si dan Netty Husniati Andas, S.Pd., M.Hum. Dari pihak sekolah, turut hadir Kepala SDN 1 Lamokato, H. Juhariah, S.Pd., M.Pd beserta 12 guru lainnya. Agenda sosialisasi membahas teknis pelaksanaan, termasuk kesepakatan jadwal dan pembagian peran dalam program.
Pelaksanaan inti berupa pelatihan dan pendampingan berlangsung pada 1920 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan asesor BAN PDM Provinsi Sulawesi Tenggara, yang memaparkan kondisi rapor mutu sekolah. Dengan demikian, tim PKM dan pihak sekolah dapat menyinergikan kegiatan dengan kebutuhan nyata sebagai persiapan menghadapi proses akreditasi mendatang.
Pada hari kedua, guru-guru dibekali kemampuan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis prinsip deep learning. Dokumen pembelajaran tersebut kemudian dituangkan dalam Google Sites, sejalan dengan penunjukan SDN 1 Lamokato sebagai sekolah digital percontohan di Kabupaten Kolaka.
Kepala sekolah, H. Juhariah, mengungkapkan, bahwa rasa syukurnya atas kegiatan seperti ini merupakan harapan besar bagi sekolah dan profesionalisme guru sangat dibutuhkan dalam peningkatan mutu layanan pendidikan. Sentuhan akademik dari perguruan tinggi menjembatani ketertinggalan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan yang semakin canggih.“Kegiatan ini adalah harapan besar bagi sekolah. Profesionalisme guru sangat dibutuhkan dalam peningkatan mutu layanan pendidikan. Sentuhan akademik dari perguruan tinggi menjembatani ketertinggalan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan yang semakin canggih, ujarnya.
Hal senada disampaikan Sitti Marbiah, S.S selaku fasilitator mengatakan, bahwa kegiatan ini telah menjembatani kebutuhan guru dalam memahami prinsip-prinsip profesionalisme berbasis instrumen akreditasi. Tentu saja hal ini sangat membantu guru dalam mempersiapkan diri menyambut akreditasi sekolah.“Kegiatan ini telah menjembatani kebutuhan guru dalam memahami prinsip-prinsip profesionalisme berbasis instrumen akreditasi. Tentu saja hal ini sangat membantu guru dalam mempersiapkan diri menyambut akreditasi sekolah, jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim PKM Nasruddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya program PKM dari Kemendikbud sangat membantu akademisi menyalurkan ide-ide inovatif ke masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap guru-guru di SDN 1 Lamokato memperoleh manfaat, baik dalam refleksi kolaboratif maupun pengembangan bahan instruksional.“PKM dari Kemendikbud sangat membantu akademisi menyalurkan ide-ide inovatif ke masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap guru-guru di SDN 1 Lamokato memperoleh manfaat, baik dalam refleksi kolaboratif maupun pengembangan bahan instruksional, tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah menyalurkan bantuan melalui DRPM dalam mendukung kelancaran program.“Saya ucapkan terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah menyalurkan bantuan melalui DRPM sebesar Rp 44.250.000,- untuk mendukung kelancaran program,”ucapnya
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam upaya pengembangan bahan instruksional.

























































Tidak ada komentar:
Posting Komentar