KOLAKA, JURNALISMANDIRI.COM - Komitmen PT Vale IGP Pomalaa dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah pemberdayaan terus dibuktikan melalui program ESG, dengan melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) di Desa Ulu Baula, Kecamatan Baula, Selasa pagi (10/3/2026).
Promkes yang dilaksanakan merupakan bagian dari Program Sosial Lingkungan dalam mendukung slogan
Kolaka Sehat, Bersih dan Berdaya, yang terus digaungkan oleh PT Vale IGP Pomalaa.
Perwakilan Manajemen PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan kegiatan ESG Promkos lanjutan PT Vale IGP Pomalaa. "Kegiatan ini rutin kita lakukan di wilayah pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan dan desa yang belum pernah kita laksanakan, kebetulan hari ini kita melaksanan di Desa Ulu Baula, Kecamatan Baula," ungkapnya.
Hari ini kata dia, pihaknya melaksanan kegiatan Promkes pencegahan DBD dan TBC. "Terkait masalah DBD, mengingat saat ini memasuki musim penghujan, sehingga kemungkinan wabah itu akan mengalami peningkatan, walaupun di Desa Ulu Baula belum ditemukan kasus DBD namun pencegahan harus kita laksanakan," ujarnya.
Sementara itu lanjut dia, sosialisasi pencegahan TBC, sebagai upaya PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dalam membantu program pemerintah pemberantasan TBC tahun 2030. "Kalau perusahaan tidak ikut membantu melakukan sosialisasi pencegahan, maka target pemberantasan TBC hingga tahun 2030 kemungkinan sulit untuk bisa tercapai," terangnya.
Kepala Desa Ulu Baula, Husnaeni mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT Vale Indonesia IGP Pomalaa yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan DBD dan TBC di wilayahnya. "Dengan adanya edukasi dan sosialisasi pencegahan ini, masyarakat mendapat ilmu pengetahuan terkait DBD dan TBC," ungkapnya.
Dia berharap, dengan sosialisasi pencegahan ini, masyarakat Desa Ulu Baula bisa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Semoga melalui sosialisasi ini, pola hidup kita lebih sehat, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran penyakit DBD dan TBC," harapnya.
Kepala Puskesmas Baula : Hj. Sukmawati, SKM., MKM menjelaskan, kasus DBD di wilayahnya berdasarkan data tahun 2023 sebanyak 4 orang dan tahun 2024 lalu sebanyak 20 orang. "Namun untuk Desa Ulu Baula, tidak pernah ditemukan kasus DBD sejak tahun 2023 hingga saat ini," ungkapnya.
Meski demikian, upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat sangat perlu dilakukan. "Hari ini kami memberikan edukasi terkait penyakit DBD dan TBC, gejala DBD, pencegahan DBD dan penanganan awal," ungkapnya.
Dia berharap, masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Baula bisa melaksanakan kegiatan PHBS untuk mencegah beberapa penyakit, terutama penyakit menular. "Ketika kita menerapkan PHBS, maka masyarakat bisa mencegah terjadinya penyakit menular," ujarnya.
Camat Baula, Syahrial Darmawan mengatakan, kegiatan ini sudah berapa kali dilaksanakan oleh PT Vale di Kecamatan Baula, hal ini membuktikan komitmen PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dalam mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan Baula. "Saya selalu pemerintah kecamatan Baula mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, atas komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat Kecamatan Baula," ungkapnya.
Syahrial berharap, dengan sosialisasi pencegahan DBD dan TBC di Desa Ulu Baula, masyarakat bisa lebih mawas diri atau waspada bahaya DBD dan TBC. "Makanya dibutuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam penerapan PHBS," ujarnya.


















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar